Pestisida Pemangsa Hama & Penyakit Tanaman

88.000

share:



BONUS pupuk POC NASA 500cc setiap pembelian 6 paket. 

Pusing dengan teror Hama dan Penyakit? Jangan kuatir, Saatnya gantian, kita teror balik Hama dan Penyakit dengan serangan BVR dan CORRIN, Pestisida Biologi berbahan makhluk hidup mitra Petani yang ramah lingkungan siap memangsa Hama dan Penyakit perusak tanaman. 

Efektif memberantas semua jenis Hama termasuk Tungro dan semua jenis penyakit termasuk virus Tungro bawaan wereng. 

KEUNGGULAN :

Bahan Agens Hayati menguntungkan berupa Jamur parasit (Beuvaria Bassiana) dan Bakteri Antagonis (Corrynae) yang aktif bergerak mencari sasaran semua jenis Hama dan sumber Penyakit. 
Penularan serangan BVR bisa lewat kontak langsung dan hembusan angin. Hama yg terinfeksi mudah menularkan ke hama yang sehat. 
Merusak telur hama. 
Menghambat perkembangbiakan hama dan penyakit. 

BVR dan CORRIN bisa berkembang biak tambah banyak dan terus menteror hama dan penyakit melalui penularan kontak langsung dan hembusan angin. 
Bahan Agens Hayati aman tidak berbahaya, tidak beracun dan tidak merusak lingkungan. 
Tidak membunuh musuh alami Hama. 

1 paket terdiri dari :
NATURAL BVR 100gr = 1 kotak 
CORIN 100gr = 1 kotak 

NATURAL BVR
Pestisida Biologi / Agens Hayati pengendali hama Sundep, wereng, walang sangit, kutu-kutuan, ulat kubis, dll. 

Bahan aktif jamur parasit Beuveria bassiana yang efektif menyerang semua jenis hama.

CORRIN
Pestisida Biologi / Agens Hayati pengendali penyakit:
Virus Tungro,
Hawar  daun bakteri (kresek) ,
Hawar  daun jingga,
Bercak  daun,
Embun  bulu (Bast)
Rebah Demsi,
Lumpuh  layu (Layu Fusarium) 
akar gada kobis (akar bengkak) 
Kanker batang

Bahan aktif bakteri Antagonis Corynebacterium yang aktif mengendalikan penyakit-penyakit utama pada tanaman padi dan sayuran.

CARA APLIKASI :
per tangki 15 Liter + BVR 3 sendok makan + CORRIN 3 sendok makan. Semprot pada sore hari. Interval tiap 1 minggu sekali. 

MENGUBAH POLA PIKIR TEKNIS MENANGGULANGI HPT
Mengenai persoalan hama dan penyakit, pola pikir petani harus diubah . Kebiasaan petani jika tanaman kena hama baru panik cari obat hama, padahal itu cara yang salah. Pengendali hama harus diberikan ketika tanaman masih sehat supaya tanaman tahan serangan hama dan penyakit. Karena Imunisasi harus diberikan saat tanaman masih sehat bukan ketika sudah terserang hama / penyakit.